Jumat, 07 Juni 2013

Untuk yang tertulis di Lauhul Mahfudz....

Untukmu yang tertulis di lauhul makhfudz…

Untuk yang akan Allah takdirkan menua bersama diriku,calon penyempurna imanku..

Ketahuilah..
Semoga Allah yang maha memudahkan , memudahkan langkah2mu..

Ketahuilah….
aku tak punya banyak syarat,aku tak punya banyak keinginan,aku hanya ingin menjadi istri sholihah dan yang akan belajar darimu seorang suami..

Ketahuilah ..aku ikhlas dengan apapun yang ada padamu,aku rido seperti apapun engkau,selama engkau adalah lelaki yang mengharap rido Allah,ta’at kepada perintahNya,lelaki yg menyanyangi dan menghormati ibu,ayah serta keluargamu,dan engkau adalah lelaki yang menghargai serta memuliakan wanita,engkau lelaki yg mencintai kerja keras..

Ketahuilah..tidak banyak yang kupertimbangkan selain agamamu..tak kulihat hartamu,jabatanmu,titelmu,,selama engkau selalu dalam jalan yang di ridoi,maka aku akan mempermudah jalan kita menuju mihrabNya..

Ketahuilah…tidak banyak tuntutanku tentang akad dan walimah kita,karena bagiku yang terpenting adalah berkahnya..aku hanya menunggu keberanianmu memilihku sebagai pendamping perjuanganmu…,aku takkan menuntut mahar besar darimu,begitu juga dengan kedua orang tuaku,mereka rido dengan apapun yang menjadi keputusan anaknya selama dalam koridor Allah..

Ketahuilah..
Tak perlu engkau persiaPkan berjuta uang untuk menjemputku.,karena aku ingin menjadi wanita yang di maksud dalam hadist bahwa wanita yang baik adalah yang mudah meminangnya,dan murah maharnya.

Tak perlu pula engkau risaukan gaun pengantin,tak perlu engkau risaukan surat undangan,karena letak berkah itu bukan disitu bagi ku,..

Ketahuilah..
Aku takut engkau memikirkanku,aku takut Allah cemburu karena engkau berkhayal tentangku..,
Karena itu..ingatlah..ini adalah isi hatiku yang paling dalam,dan insya Allah Allah tetapkan aku dengan istiqomahku..
yang perlu kau tau..
Aku sungguh tak punya banyak syarat,aku hanya takut aku tidak memenuhi syaratmu,...

Ketahuilah..bila saatnya kelak, aku akan mencintaimu karena Allah,dengan cara yang diridoi Allah dan hanya mengharap rido Allah..

Dalam untaian sujudku,siapapun yg tertulis disana semoga allah mempermudah langkahmu dan mempertemukan kita dalam mihrab yang diridoiNya…AAmiin..

ggoresan pena dalam sebuah diary awal oktober 2012..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar